• Tentang Kami
Saturday, June 6, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Nelayan Minta Akses Laut Dibuka, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Nelayan Minta Akses Laut Dibuka, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Melda by Melda
June 1, 2026
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Tepat pada momentum Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, Provinsi Lampung mencatat sejarah baru dengan hadirnya hotel bintang lima pertama di kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran, yakni Marriott Resort & Spa Lampung.

Kehadiran investasi pariwisata berskala besar itu tentu menjadi kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan promosi destinasi wisata Lampung ke tingkat nasional maupun internasional.

Namun di balik kemegahan hotel dan optimisme investasi tersebut, muncul pertanyaan yang terus bergema dari sebagian masyarakat pesisir: apakah pembangunan telah berjalan seiring dengan keadilan sosial bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari laut?

Ketika Janji dan Harapan Masih Ditunggu

Dua tahun lalu, Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, pernah menyampaikan komitmennya untuk membela kepentingan nelayan selama perjuangan tersebut dilakukan demi kebaikan bersama.

Pernyataan itu hingga kini masih diingat oleh sebagian nelayan yang berharap pemerintah daerah dapat menjadi jembatan antara kepentingan investasi dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Bagi mereka, persoalan utama bukanlah keberadaan hotel.

Sebagian besar nelayan justru mengaku mendukung pengembangan sektor pariwisata yang diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal.

Yang menjadi persoalan adalah keberadaan jaring dan pelampung pembatas laut yang menurut mereka membatasi ruang gerak saat mencari ikan dan cumi-cumi.

Nelayan dan Laut yang Tak Terpisahkan

Dalam sejumlah forum dialog dengan pihak terkait, nelayan menyampaikan bahwa laut bukan sekadar ruang kerja, melainkan sumber kehidupan yang telah diwariskan turun-temurun.

Mereka mengaku kesulitan menjangkau sejumlah titik tangkap ketika arah angin membawa perahu menuju area yang kini dipasangi pembatas.

Bagi nelayan tradisional, perubahan kecil dalam akses laut bisa berdampak besar terhadap hasil tangkapan harian.

Keluhan yang muncul bukan hanya soal jarak tempuh, tetapi juga mengenai efektivitas mereka mencari nafkah di tengah kondisi cuaca dan arus laut yang terus berubah.

Perspektif Pengelola dan Pemerintah

Di sisi lain, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung menjelaskan bahwa pemasangan pembatas laut dilakukan dengan tujuan menjaga kawasan pesisir dari sampah, melindungi ekosistem perairan, serta mendukung pengelolaan terumbu karang buatan yang menjadi bagian dari kawasan wisata.

Menurut penjelasan yang disampaikan kepada media, nelayan tetap dapat memasuki area tersebut melalui mekanisme koordinasi atau pemberitahuan kepada pihak pengelola.

Namun persoalan berikutnya muncul ketika sebagian nelayan mengaku belum mengetahui secara pasti prosedur maupun kontak yang dapat dihubungi untuk memperoleh akses tersebut.

Akibatnya, komunikasi yang belum sepenuhnya terbuka justru menimbulkan persepsi berbeda di lapangan.

Pancasila dan Jalan Tengah

Jika melihat persoalan ini dari sudut pandang Pancasila, terutama sila kelima tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, maka tantangan sesungguhnya bukan memilih antara investasi atau nelayan.

Yang dibutuhkan adalah menemukan titik temu agar keduanya dapat berjalan berdampingan.

Investasi memang penting untuk pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun masyarakat lokal juga harus merasakan manfaat yang nyata dan tidak kehilangan akses terhadap sumber penghidupan yang telah mereka jalani selama puluhan tahun.

Sebaliknya, pengembangan pariwisata yang berkelanjutan juga membutuhkan dukungan masyarakat sekitar agar tercipta hubungan yang harmonis antara investor dan warga.

Menunggu Solusi Konkret

Hingga kini, sejumlah nelayan masih berharap adanya dialog yang lebih intensif dan terbuka antara pemerintah daerah, pengelola kawasan wisata, serta masyarakat pesisir.

Harapan mereka sederhana: akses yang jelas, komunikasi yang transparan, dan solusi yang memungkinkan aktivitas nelayan tetap berjalan tanpa menghambat pengembangan sektor pariwisata.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan megah atau masuknya investasi besar, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan manfaat yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Pertanyaan yang muncul hari ini bukan sekadar apakah Pancasila masih sakti.

Melainkan bagaimana nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata, sehingga pembangunan ekonomi dan keadilan sosial dapat berjalan seiring di pesisir Lampung.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Antonius Muhammad AliDKP LampungHari Lahir Pancasila 2026Investasi PariwisataKonflik NelayanMarriott Resort & Spa LampungNelayan PesawaranPancasilaPesawaranWisata Lampung

Related Posts

Borong Juara 2, SMAN 3 Bandar Lampung Berjaya di Ajang Video Kreatif Universitas Malahayati
Bandar Lampung

Borong Juara 2, SMAN 3 Bandar Lampung Berjaya di Ajang Video Kreatif Universitas Malahayati

June 5, 2026
Transformasi Keren SMAN 3 Bandar Lampung: Cetak Generasi Literat Dimulai dari Karakter Guru
Bandar Lampung

Siswa SMAN 3 Bandar Lampung Raih Juara 2 Taekwondo Internasional, Harumkan Nama Lampung di Kancah Dunia

June 5, 2026
Transformasi Keren SMAN 3 Bandar Lampung: Cetak Generasi Literat Dimulai dari Karakter Guru
Bandar Lampung

Transformasi Keren SMAN 3 Bandar Lampung: Cetak Generasi Literat Dimulai dari Karakter Guru

June 5, 2026
Setelah Pengakuan Tak Berizin, Masa Depan SMA Siger Berakhir di Tangan Pemprov
Bandar Lampung

Setelah Pengakuan Tak Berizin, Masa Depan SMA Siger Berakhir di Tangan Pemprov

June 5, 2026
SMA Siger Diduga Tak Kantongi Izin, Abdullah Sani Soroti Peran Pengawasan Pemprov
Bandar Lampung

SMA Siger Diduga Tak Kantongi Izin, Abdullah Sani Soroti Peran Pengawasan Pemprov

June 5, 2026
Panji Padang Ratu Bantah Isu Penghapusan Kebun Masyarakat 20 Persen bagi Perusahaan Sawit
Bandar Lampung

Panji Padang Ratu Bantah Isu Penghapusan Kebun Masyarakat 20 Persen bagi Perusahaan Sawit

June 4, 2026
Next Post
Pancasila di Ruang Kelas: Mengakhiri Perundungan, Membuka Akses Pendidikan yang Adil

Pancasila di Ruang Kelas: Mengakhiri Perundungan, Membuka Akses Pendidikan yang Adil

Most Popular

Borong Juara 2, SMAN 3 Bandar Lampung Berjaya di Ajang Video Kreatif Universitas Malahayati

Borong Juara 2, SMAN 3 Bandar Lampung Berjaya di Ajang Video Kreatif Universitas Malahayati

June 5, 2026
Transformasi Keren SMAN 3 Bandar Lampung: Cetak Generasi Literat Dimulai dari Karakter Guru

Siswa SMAN 3 Bandar Lampung Raih Juara 2 Taekwondo Internasional, Harumkan Nama Lampung di Kancah Dunia

June 5, 2026
Transformasi Keren SMAN 3 Bandar Lampung: Cetak Generasi Literat Dimulai dari Karakter Guru

Transformasi Keren SMAN 3 Bandar Lampung: Cetak Generasi Literat Dimulai dari Karakter Guru

June 5, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id