MATA VIVO- Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menerima audiensi dari Direktur Kepelabuhan Perikanan, Tri Aris Wibowo, terkait survei rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Lampung Tengah. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Tengah, Selasa (23/12/2025), dan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Perikanan Lampung Tengah, Rony Witono, beserta jajaran terkait.
Audiensi ini membahas secara rinci rencana pembangunan KNMP yang akan ditempatkan di Kampung Canbang, Kecamatan Bandar Surabaya. Program ini diharapkan menjadi upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, sekaligus memaksimalkan potensi ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
Plt. Bupati I Komang Koheri menyampaikan apresiasi penuh atas rencana pembangunan ini. Menurutnya, KNMP tidak hanya akan memperkuat sektor perikanan Lampung Tengah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat, seperti pengolahan hasil laut, perdagangan, hingga industri pendukung pariwisata. “Kami sangat mendukung rencana ini. Mudah-mudahan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi penunjang kesejahteraan masyarakat Lampung Tengah, khususnya para nelayan,” ujar I Komang Koheri.
Selain aspek ekonomi, Plt. Bupati juga menekankan pengembangan potensi wisata di kawasan tersebut. Ia berharap KNMP nantinya bisa menjadi kampung wisata, mengangkat keunikan alam pesisir dan budaya lokal. Dengan demikian, kegiatan ekonomi dan pariwisata bisa berjalan beriringan, meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami berharap nantinya kawasan ini tidak hanya menjadi sentra nelayan, tetapi juga berkembang menjadi kampung wisata, karena di Kecamatan Bandar Surabaya terdapat banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan,” tambahnya.
Direktur Kepelabuhan Perikanan, Tri Aris Wibowo, menekankan bahwa survei ini merupakan tahap awal untuk memastikan kesiapan lokasi, infrastruktur, dan dukungan pemerintah daerah. Ia juga berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan optimal agar pembangunan KNMP bisa direalisasikan sesuai target. Menurut Tri Aris, program ini juga menjadi model pembangunan kampung nelayan terpadu yang bisa diterapkan di daerah pesisir lain di Indonesia.
Audiensi ditutup dengan diskusi mendalam mengenai langkah-langkah lanjutan, termasuk perencanaan teknis, pembiayaan, hingga koordinasi lintas sektor. Kedua pihak sepakat untuk terus berkomunikasi dan memonitor perkembangan proyek, memastikan KNMP dapat berjalan lancar dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Lampung Tengah.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi sentra perikanan modern, tetapi juga pusat pengembangan ekonomi kreatif, wisata, dan pendidikan bagi masyarakat pesisir.***









