• Tentang Kami
Saturday, March 28, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
PT Sakti Biru Indonesia Dorong Kebangkitan Dipasena Lewat Program Pemberdayaan Petambak: Tribute untuk Merah Putih

PT Sakti Biru Indonesia Dorong Kebangkitan Dipasena Lewat Program Pemberdayaan Petambak: Tribute untuk Merah Putih

Melda by Melda
December 5, 2025
in Bandar Lampung

MATA VIVO— Kebangkitan Bumi Dipasena memasuki babak baru dengan inisiatif ambisius dari PT Sakti Biru Indonesia (SBI). Perusahaan ini mengambil peran strategis sebagai penggerak utama transformasi kawasan tambak udang terbesar di Indonesia melalui program Pemberdayaan Petambak Bumi Dipasena: Tribute untuk Merah Putih. Program ini dirancang untuk menghadirkan model pengembangan tambak modern yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan ribuan petambak.

Program ini didukung penuh oleh Kementerian PPN/Bappenas dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), menegaskan posisi SBI sebagai mitra nasional yang dipercaya memimpin revitalisasi sentra produksi udang. Dukungan lintas sektor ini memastikan keberlanjutan program sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Direktur PT SBI, Suseno Reffandi, menekankan pentingnya Dipasena sebagai aset strategis bangsa. “Dipasena memiliki potensi besar. Dengan modernisasi, infrastruktur yang memadai, dan akses permodalan yang mudah, kami memastikan setiap petambak mendapat manfaat langsung. SBI hadir untuk menyiapkan ekosistem yang berkelanjutan, produktif, dan inklusif,” ujar Suseno.

SBI memfokuskan pendekatan terpadu yang mencakup pembenahan infrastruktur tambak, penerapan sistem produksi modern, teknologi budidaya terkini, hingga akses pembiayaan yang ramah petambak. Langkah ini dirancang agar petambak tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku utama dalam kebangkitan ekonomi Dipasena.

SBI membagi strategi revitalisasi Dipasena ke dalam tiga pilar utama:

1. Revitalisasi Infrastruktur Primer
Peningkatan jaringan irigasi, pengaman pantai, serta fasilitas pendukung produksi yang selama bertahun-tahun menjadi hambatan bagi produktivitas. Perbaikan ini ditujukan agar tambak dapat beroperasi dengan efisiensi optimal dan kapasitas yang lebih besar.

2. Peningkatan Kapasitas dan Teknologi
SBI menerapkan program transfer pengetahuan, pendampingan teknis, dan pelatihan budidaya modern bagi para petambak. Teknologi baru ini diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen. Program ini juga mencakup pelatihan manajemen tambak dan penggunaan alat canggih untuk memperkuat daya saing petambak di pasar global.

3. Akses Permodalan Terbuka dan Inklusif
SBI bekerja sama dengan BRI untuk menyediakan akses pembiayaan produktif yang mudah dijangkau oleh petambak kecil. Skema ini memungkinkan petambak meningkatkan kapasitas produksi, membeli peralatan modern, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada modal pribadi.

Program Pemberdayaan Petambak Bumi Dipasena juga menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelibatan langsung dalam rantai produksi, mulai dari penyediaan pakan, perawatan tambak, hingga distribusi hasil panen. Dengan cara ini, ekonomi lokal terdorong secara signifikan, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dipasena sendiri memiliki luas lahan sekitar 6.800 hektare dengan produksi udang vaname mencapai 15.895 ton pada 2021, menyumbang 15 persen dari produksi nasional. Dengan manajemen modern, teknologi canggih, dan dukungan lintas sektor, potensi ini diperkirakan dapat dilipatgandakan, menjadikan Dipasena sebagai pusat produksi udang unggulan di Indonesia.

Program revitalisasi yang dipimpin PT SBI telah masuk dalam RPJMN 2025–2029, menjamin keberlanjutan pendanaan dan keterlibatan berbagai pihak strategis selama lima tahun ke depan. Suseno menekankan, “Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan perbankan, Dipasena akan kembali menjadi ikon industri tambak udang Indonesia. PT SBI siap berdiri di garis depan untuk mendorong perubahan ini.”

Melalui program Pemberdayaan Petambak Bumi Dipasena: Tribute untuk Merah Putih, PT Sakti Biru Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Dipasena pusat pertumbuhan ekonomi baru, lumbung produksi udang nasional, dan simbol kemandirian akuakultur Indonesia. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga kualitas hidup petambak dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Akses PermodalanBappenasBRIDipasenaIndustri Udang LampungModernisasi TambakPemberdayaan PetambakPT Sakti Biru IndonesiaRPJMN 2025-2029

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Polemik Wali Kota di Tengah Banjir Bandang Sumatera: Pangdam Misrul Angkat Suara, Sebut Kebijakan “Sesat Pikir”

Polemik Wali Kota di Tengah Banjir Bandang Sumatera: Pangdam Misrul Angkat Suara, Sebut Kebijakan “Sesat Pikir”

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id