• Tentang Kami
Thursday, March 26, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Janji Sekolah Gratis Wali Kota Eva Dwiana Goyah: Fakta Penjualan Modul di SMA Siger Terkuak

Janji Sekolah Gratis Wali Kota Eva Dwiana Goyah: Fakta Penjualan Modul di SMA Siger Terkuak

Melda by Melda
October 1, 2025
in Pendidikan & Kesehatan

MATA VIVO– Kontroversi seputar kebijakan pendidikan gratis yang digaungkan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kembali memunculkan fakta mengejutkan. SMA Siger, sekolah yang dibangun dengan klaim memberikan pendidikan tanpa biaya kepada warga, ternyata menjual modul pelajaran kepada siswa dengan harga Rp 15 ribu per buku.

Beberapa siswa SMA Siger 2 mengungkapkan, meski sekolah diklaim gratis, mereka tetap harus membeli modul untuk mengikuti pelajaran. “Iya gratis, tapi kalau modul kita beli 15 ribu. Tapi buat yang mau beli aja,” kata beberapa murid saat ditemui di sela jam istirahat. Ironisnya, satu kurikulum terdiri dari 15 mata pelajaran, sehingga satu siswa bisa mengeluarkan biaya hingga Rp 225 ribu hanya untuk modul.

Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada kantin sekolah yang menyediakan makan bergizi gratis. Namun, kehadiran program makan gratis ini tak menutupi fakta bahwa sekolah tersebut belum terdaftar di Dapodik, sistem pendataan pendidikan nasional. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai legalitas dan regulasi operasional sekolah yang menggunakan dana APBD Kota Bandar Lampung.

Menurut Chepi, Kabid Anggaran BKAD Kota Bandar Lampung, pengajuan anggaran SMA Siger masih dalam tahap finalisasi di provinsi. “Setahu saya Disdik sudah mengajukan dan sekarang masih tahap finalisasi di provinsi,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (September 2025).

Sementara itu, Kabid Dikdas Disdikbud Bandar Lampung menambahkan bahwa anggaran sekolah masih menunggu regulasi resmi. “Saya bukan orang yang berkompeten sebenarnya menjawab terkait ini. Tapi setahu saya, anggarannya masih dalam finalisasi,” jelasnya.

Konflik antara janji dan kenyataan ini semakin menegaskan kontroversi seputar program pendidikan Wali Kota Eva Dwiana. Lewat akun media sosial, Eva Dwiana sebelumnya mengklaim SMA Siger didirikan untuk membantu warga pra sejahtera dengan menjamin semua kebutuhan pendidikan gratis. Kenyataan di lapangan, di sisi lain, menunjukkan bahwa siswa tetap harus membeli modul pelajaran, yang membuat biaya pendidikan menjadi tidak sepenuhnya gratis.

Upaya konfirmasi lebih lanjut dari pihak sekolah belum membuahkan hasil. Plh Kepala SMA Siger 2, Udina, yang juga menjabat Kepala SMP Negeri 44 Bandar Lampung, tidak dapat ditemui. Meski mobil dinasnya terlihat di area parkir sekolah, Udina disebut tidak berada di tempat untuk memberikan klarifikasi.

Kontroversi ini menambah panjang daftar program pendidikan yang menuai kritik di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana, yang kini semakin lekat dengan julukan “The Killer Policy”. Publik mempertanyakan transparansi penggunaan dana APBD untuk sekolah yang belum memiliki regulasi jelas, serta keseriusan janji sekolah gratis yang selama ini dijadikan alat kampanye.

Selain isu penjualan modul, masyarakat juga menyoroti manajemen sekolah yang dianggap tidak profesional. Beberapa orang tua siswa menyatakan kebingungan mengenai biaya tambahan yang muncul secara mendadak, serta kurangnya informasi resmi mengenai prosedur pendaftaran dan fasilitas sekolah.

Kasus SMA Siger ini kini menjadi sorotan media lokal dan nasional, karena mencerminkan ketegangan antara janji politik dan implementasi kebijakan publik. Para ahli pendidikan menekankan pentingnya regulasi yang jelas, akuntabilitas penggunaan dana publik, serta keterbukaan informasi untuk memastikan hak-hak siswa terpenuhi.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBDKontroversi PendidikanModul BerbayarPendidikan Bandar LampungProgram PendidikanSekolah GratisSMA SigerThe Killer PolicyTransparansi SekolahWali Kota Eva Dwiana

Related Posts

Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot
Bandar Lampung

Ditreskrimsus Polda Lampung Panggil SMA Siger dan Dinas Pendidikan, Dugaan Pinjam Pakai Aset Negara Disorot

January 8, 2026
SMA Siger Masih Ilegal, Pakai Aset Negara, DPMPTSP dan Disdikbud Lampung Tegas Belum Terbitkan Izin
Bandar Lampung

SMA Siger Masih Ilegal, Pakai Aset Negara, DPMPTSP dan Disdikbud Lampung Tegas Belum Terbitkan Izin

November 11, 2025
Skandal SMA Siger Terkuak: Eks Pejabat Birokrat Bandar Lampung Diduga Jadi Ketua Yayasan, Anak-Anak Terancam Masa Depan Pendidikan Formal
Bandar Lampung

Skandal SMA Siger Terkuak: Eks Pejabat Birokrat Bandar Lampung Diduga Jadi Ketua Yayasan, Anak-Anak Terancam Masa Depan Pendidikan Formal

October 28, 2025
Gempar! SMA swasta Siger Bandar Lampung Beroperasi Tanpa Izin, Pemprov Lampung Tertinggal Dibanding The Killer Policy
Bandar Lampung

Gempar! SMA swasta Siger Bandar Lampung Beroperasi Tanpa Izin, Pemprov Lampung Tertinggal Dibanding The Killer Policy

October 27, 2025
Skandal SMA Siger Bandar Lampung Mengguncang Publik: Apa yang Terjadi di Balik Sekolah Ilegal “The Killer Policy”?
Bandar Lampung

Skandal SMA Siger Bandar Lampung Mengguncang Publik: Apa yang Terjadi di Balik Sekolah Ilegal “The Killer Policy”?

October 20, 2025
Heboh! SMA Siger 2 Milik Eva Dwiana Terima Jatah MBG Meski Belum Terdaftar Dapodik, Publik Pertanyakan Prosedur
Bandar Lampung

Heboh! SMA Siger 2 Milik Eva Dwiana Terima Jatah MBG Meski Belum Terdaftar Dapodik, Publik Pertanyakan Prosedur

October 2, 2025
Next Post
Diskusi Buku “Hari-Hari Bahagia”: Iswadi Pratama Bongkar Mitos Kebahagiaan Puisi Ari Pahala

Diskusi Buku “Hari-Hari Bahagia”: Iswadi Pratama Bongkar Mitos Kebahagiaan Puisi Ari Pahala

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id