• Tentang Kami
Saturday, March 28, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Guru Kecewa, Teller BNI Bandar Lampung Tolak Aktivasi PIP Siswa

Guru Kecewa, Teller BNI Bandar Lampung Tolak Aktivasi PIP Siswa

Melda by Melda
December 30, 2025
in Bandar Lampung

MATA VIVO – Seorang guru dari salah satu SMA di Bandar Lampung mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan aktivasi Program Indonesia Pintar (PIP) di salah satu cabang BNI Kota Bandar Lampung. Guru yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menyatakan, pelayanan teller BNI yang seharusnya membantu proses pencairan dana untuk siswa justru menimbulkan frustrasi bagi pendamping dan peserta PIP, Senin (29/12/2025).

Kejadian bermula sejak pukul 08.00 WIB, saat guru tersebut mendampingi puluhan siswa mengantri untuk aktivasi PIP. Menurut pengakuannya, teller BNI menolak melayani lebih lanjut karena alasan “lelah” akibat antrian yang panjang sejak pagi hingga siang. Guru tersebut merasa alasan itu tidak pantas dan mengecewakan, mengingat PIP adalah bantuan yang diperuntukkan bagi siswa kurang mampu.

“Alasannya sangat membuat kami kecewa. Apa karena ini bantuan yang notabene untuk orang kurang mampu, sehingga dia berujar demikian. Kalau dia lelah, kami juga lelah. Malah saya nemenin murid antri di sini dari jam 7 pagi, tapi dia seenaknya bilang lelah,” ujarnya. Kejadian ini terjadi saat waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB, sehingga guru menilai pelayanan teller belum seharusnya menolak nasabah.

Selain penolakan layanan, guru tersebut menyebut teller bahkan memerintahkan petugas keamanan untuk mengawal dirinya. Situasi ini sempat menimbulkan ketegangan ringan di dalam cabang BNI tersebut. Guru menegaskan, kejadian ini memicu rasa tidak nyaman bagi peserta PIP yang sebagian besar masih anak-anak, dan mengganggu proses pendampingan yang seharusnya berjalan lancar.

Guru itu berharap manajemen BNI dan pihak pemerintah dapat segera mengevaluasi sistem layanan PIP. Ia menekankan perlunya mekanisme pengambilan PIP yang lebih efisien, terjadwal, dan ramah bagi peserta agar tidak menimbulkan kerumunan panjang serta meminimalkan risiko kejadian serupa di masa depan.

“Seharusnya antrian bisa diatur lebih baik, dengan jadwal yang jelas dan layanan prioritas bagi guru dan siswa. Dengan begitu, tidak ada lagi alasan teller menolak pelayanan karena lelah, dan peserta PIP tetap bisa menerima haknya dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pelayanan dasar bagi siswa penerima PIP dan profesionalitas pegawai BUMN. Diharapkan evaluasi segera dilakukan agar pencairan bantuan pendidikan di masa mendatang lebih efisien dan humanis.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Aktivasi PIPAntrian PIPBNI Bandar LampungBUMNGuru KecewaLayanan PIPPelayanan PublikProgram Indonesia Pintar

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Muhammad Alfariezie, Penyair Muda yang Kritik Doa dan Materialisme

Jalan Edeilweis, Perjalanan Pengetahuan dalam Puisi Muhammad Alfariezie

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id