• Tentang Kami
Tuesday, June 9, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Dari Hearing DPRD ke Uji Coba Penyaluran, Nominal BOSDA Bandar Lampung Tak Sinkron

Dari Hearing DPRD ke Uji Coba Penyaluran, Nominal BOSDA Bandar Lampung Tak Sinkron

Melda by Melda
June 7, 2026
in Bandar Lampung, Pendidikan & Kesehatan

MATA VIVO- Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan publik. Setelah lama dinantikan pencairannya, kini perdebatan justru muncul terkait besaran bantuan yang diterima setiap peserta didik.

Polemik tersebut bermula dari perbedaan pernyataan antara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, dengan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung pada 18 April 2026, Ramdhan menjelaskan bahwa BOSDA yang telah dianggarkan dalam APBD 2026 sebesar Rp9,5 miliar akan disalurkan secara berkala kepada siswa.

Saat itu, Ramdhan menyebut setiap peserta didik menerima sekitar Rp71 ribu dalam satu kali penyaluran.

“Untuk BOSDA, berkasnya sudah masuk BKAD. Kita salurkan per caturwulan, jadi satu anak 71 ribu sekian,” ujarnya dalam rapat tersebut.

Pernyataan tersebut kemudian dipahami sebagai skema penyaluran tiga kali dalam setahun. Jika dihitung, total bantuan yang diterima setiap siswa berkisar Rp213 ribu hingga Rp285 ribu per tahun, tergantung mekanisme dan jumlah peserta didik yang menjadi dasar perhitungan.

Namun pernyataan berbeda muncul ketika Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana melakukan uji coba penyaluran BOSDA kepada siswa SMP Negeri pada 2 Juni 2026.

Di hadapan publik, Eva menyampaikan bahwa setiap siswa akan menerima bantuan sebesar Rp100 ribu.

“Buat anak-anak kita, kita coba dulu untuk SMP. Satu anak mendapat Rp100 ribu. Kalau berhasil, insyaallah kita lanjutkan ke SD,” kata Eva Dwiana.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan baru. Jika bantuan sebesar Rp100 ribu diberikan dalam setiap tahap penyaluran dan dilakukan tiga kali dalam setahun, maka total BOSDA yang diterima siswa mencapai Rp300 ribu per tahun.

Angka itu berbeda dengan penjelasan yang sebelumnya disampaikan Plt Kadisdikbud Kota Bandar Lampung kepada DPRD.

Perbedaan nominal tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Apakah terjadi perubahan kebijakan setelah pembahasan bersama DPRD, ataukah terdapat perbedaan pemahaman mengenai mekanisme penyaluran BOSDA yang belum dijelaskan secara terbuka kepada publik?

Persoalan ini menjadi penting karena menyangkut transparansi penggunaan anggaran daerah. Program BOSDA sendiri telah disahkan DPRD Kota Bandar Lampung sejak pembahasan APBD 2026 dengan alokasi sekitar Rp9,5 miliar yang ditujukan membantu kebutuhan pendidikan peserta didik.

Publik kini menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Bandar Lampung agar tidak muncul kebingungan di masyarakat.

Jika mengacu pada keterangan Ramdhan, bantuan yang diterima siswa berada pada kisaran Rp71 ribu per tahap. Namun jika merujuk pada pernyataan Eva Dwiana, nilainya mencapai Rp100 ribu per tahap.

Perbedaan informasi tersebut menimbulkan pertanyaan sederhana yang hingga kini belum terjawab secara gamblang: sebenarnya berapa nilai BOSDA yang diterima setiap siswa SMP Negeri di Kota Bandar Lampung, Rp71 ribu atau Rp100 ribu?

Hingga ada penjelasan resmi dan data rinci dari pemerintah daerah, polemik angka BOSDA ini berpotensi terus menjadi perdebatan publik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran PendidikanAPBD Bandar Lampung 2026BOSDA Bandar LampungDisdikbud Bandar LampungDPRD Bandar LampungEva DwianaM Nur Ramdhan

Related Posts

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun
Bandar Lampung

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun

June 9, 2026
Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau
Bandar Lampung

Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau

June 9, 2026
Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR
Bandar Lampung

Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR

June 9, 2026
Saat DPRD Mengingatkan, Kini Yayasan Siger Harus Hadapi Konsekuensi Hukum
Bandar Lampung

Saat DPRD Mengingatkan, Kini Yayasan Siger Harus Hadapi Konsekuensi Hukum

June 8, 2026
SDN 1 Tanjung Sari Gelar Sosialisasi SPMB 2026/2027 Secara Daring, Siapkan Orang Tua Hadapi Pendaftaran Online
Lampung Selatan

SDN 1 Tanjung Sari Gelar Sosialisasi SPMB 2026/2027 Secara Daring, Siapkan Orang Tua Hadapi Pendaftaran Online

June 7, 2026
Ferdi Gunsan Soroti Banjir Bandar Lampung, Singgung Janji Politik yang Belum Terealisasi
Bandar Lampung

Ferdi Gunsan Soroti Banjir Bandar Lampung, Singgung Janji Politik yang Belum Terealisasi

June 7, 2026
Next Post
SMA Siger Bisa Bangkit Lagi? Disdikbud Lampung Sebut Peluang Masih Terbuka

SMA Siger Bisa Bangkit Lagi? Disdikbud Lampung Sebut Peluang Masih Terbuka

Most Popular

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun

June 9, 2026
Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau

Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau

June 9, 2026
Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR

Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR

June 9, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id