• Tentang Kami
Sunday, March 29, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Internet Gratis Dijanjikan, Transparansi Anggaran Bandar Lampung Dipertanyakan

Internet Gratis Dijanjikan, Transparansi Anggaran Bandar Lampung Dipertanyakan

Melda by Melda
January 24, 2026
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Janji penyediaan internet gratis hingga tingkat RT yang disampaikan dalam debat Pilkada Bandar Lampung 2024 kini berhadap-hadapan dengan realitas di lapangan. Saat warga masih menunggu akses internet merata, Pemerintah Kota Bandar Lampung justru menuai sorotan publik terkait prioritas anggaran, kondisi jalan berlubang, dan minimnya transparansi pengelolaan APBD.

Janji Internet Gratis Hingga RT

Dalam debat calon wali kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyatakan telah menyediakan internet gratis di kelurahan, pasar, UMKM, dan sejumlah titik strategis. Ia bahkan menjanjikan perluasan layanan internet gratis hingga ke tiap RT apabila kembali terpilih.

Wakilnya, Deddy Amrullah, menambahkan bahwa pemerintah kota akan melakukan pemantauan rutin bersama Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memastikan jaringan tidak mengalami gangguan atau blank.

Namun, hingga kini janji tersebut dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Sejumlah warga mengaku belum menikmati layanan internet gratis sebagaimana disampaikan dalam debat publik.

Dana Hibah Rp60 Miliar Picu Kontroversi

Di tengah belum optimalnya realisasi program internet gratis, Pemkot Bandar Lampung justru mengalokasikan dana hibah sebesar Rp60 miliar untuk pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi Lampung. Kebijakan ini memicu perdebatan publik mengenai skala prioritas penggunaan anggaran daerah.

Sorotan semakin tajam setelah aliran dana hibah tersebut mencuat ke publik, menyusul klarifikasi sejumlah organisasi perangkat daerah dan wali kota ke Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu.

Kondisi Jalan Rusak Jadi Keluhan Warga

Sementara itu, warga Bandar Lampung justru dihadapkan pada persoalan infrastruktur dasar. Jalan berlubang masih mudah ditemui di berbagai titik kota, seperti di sepanjang Jalan Kepodang, Kelurahan Susunan Baru, kawasan Goa Jajar, hingga simpang lampu merah Pasar Tamin.

Alih-alih menikmati internet gratis di tingkat RT, masyarakat mengeluhkan risiko keselamatan saat berkendara akibat kondisi jalan yang rusak dan belum tertangani secara menyeluruh.

Transparansi APBD Dipertanyakan

Situasi ini mendorong publik mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan APBD Kota Bandar Lampung. Hingga kini, kebijakan anggaran dinilai kurang terbuka kepada masyarakat.

Isu yang berkembang menyebutkan adanya pengeluaran anggaran senilai Rp200–250 juta tanpa persetujuan DPRD. Meski belum ada penjelasan resmi secara rinci, kabar tersebut semakin menambah keraguan publik terhadap tata kelola keuangan daerah.

Peran DPRD Dinilai Terpinggirkan

Sejumlah kalangan menilai posisi DPRD Kota Bandar Lampung sebagai lembaga legislatif mulai terpinggirkan dalam proses pengambilan kebijakan anggaran. Padahal, DPRD memiliki fungsi pengawasan sebagai representasi suara rakyat.

Jika peran DPRD tidak lagi diperhitungkan, publik mempertanyakan sejauh mana aspirasi warga benar-benar diakomodasi dalam kebijakan pemerintah kota.

Salah satu komisi DPRD Kota Bandar Lampung bahkan menyampaikan kekhawatirannya terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tanpa kompromi, termasuk dana hibah serta aliran dana ratusan juta rupiah ke yayasan yang pengurusnya merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana.

Menunggu Kejelasan dan Konsistensi Kebijakan

Kondisi ini menempatkan Pemkot Bandar Lampung pada persimpangan penting antara realisasi janji politik dan kebutuhan dasar masyarakat. Internet gratis, perbaikan infrastruktur jalan, serta pengelolaan anggaran yang transparan kini menjadi tuntutan publik yang sulit diabaikan.

Masyarakat berharap pemerintah kota mampu menjawab kontradiksi tersebut dengan kebijakan yang lebih terbuka, terukur, dan berpihak pada kepentingan warga.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBD Bandar LampungBandar LampungDana HibahInternet gratisJalan berlubang

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Laskar Lampung Angkat Suara soal Sekda di Tengah Kasus Honorer

Dugaan Aliran Anggaran ke SMA Siger, Panji Padang Ratu Minta Penyelidikan Maksimal

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id