• Tentang Kami
Sunday, March 29, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Eva Dwiana Rajin Turun ke Warga, Tapi Masalah Kota Masih Menggantung

Eva Dwiana Rajin Turun ke Warga, Tapi Masalah Kota Masih Menggantung

Melda by Melda
January 17, 2026
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Sepanjang 2025, jagat media sosial warga Bandar Lampung ramai oleh video Wali Kota Eva Dwiana yang turun langsung ke lapangan. Mulai dari blusukan, dialog singkat dengan warga, hingga aksi simbolik yang mudah viral. Namun, di balik narasi “pemimpin merakyat” yang kuat di dunia digital, publik mulai mempertanyakan apakah kebijakan Pemerintah Kota Bandar Lampung benar-benar sejalan dengan realita kebutuhan warga di lapangan.

Gaya Blusukan yang Viral, Publik Mulai Membandingkan

Konten Eva Dwiana yang kerap menyapa warga dinilai mengadopsi pendekatan komunikasi populer ala Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang dikenal membangun kebijakan berbasis persoalan konkret masyarakat kecil. Di media sosial, pendekatan ini efektif membangun kedekatan emosional dan citra kepemimpinan yang humanis.

Namun, Panglima Ladam, Misrul, menilai pendekatan visual semata tidak cukup jika tidak dibarengi kebijakan yang konsisten dan menyentuh akar masalah warga.

“Konten turun ke warga memang penting, tapi publik juga melihat apa yang benar-benar dikerjakan setelah kamera dimatikan,” ujarnya.

Jalan Rusak Masih Banyak, Prioritas Dipertanyakan

Salah satu kritik utama yang menguat adalah soal infrastruktur dasar. Menurut Misrul, hingga kini masih banyak jalan rusak dan berlubang di Bandar Lampung yang luput dari penanganan serius. Padahal, persoalan tersebut menyangkut keselamatan, mobilitas warga, dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Kalau bicara merakyat, mestinya yang pertama disentuh itu kebutuhan dasar. Jalan rusak, drainase, dan layanan publik,” katanya.

Sorotan ini menjadi kontras dengan narasi media sosial yang menampilkan kedekatan pemimpin dengan warga, namun belum sepenuhnya diikuti oleh percepatan perbaikan infrastruktur.

Hibah Rp60 Miliar Jadi Sorotan Publik

Kritik semakin tajam ketika publik menyoroti kebijakan hibah anggaran Pemerintah Kota Bandar Lampung sebesar Rp60 miliar kepada Kejaksaan Tinggi Lampung. Nilai hibah tersebut dinilai lebih besar dibandingkan alokasi anggaran untuk layanan kesehatan masyarakat Kota Bandar Lampung.

Tak hanya itu, besaran hibah tersebut juga disebut melampaui anggaran Biling dan BOSDA pendidikan, yang selama ini menjadi penopang akses pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Di sinilah publik mulai bertanya, sebenarnya apa yang jadi prioritas pemerintah kota?” ujar Misrul.

SMA Swasta Siger dan Risiko bagi Peserta Didik

Di sektor pendidikan, sorotan kembali mengarah pada penyelenggaraan SMA Swasta Siger. Sekolah tersebut disebut belum mengantongi izin administratif lengkap dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPMPTSP, sehingga belum tercatat dalam sistem Dapodik.

Kondisi ini dinilai berisiko bagi peserta didik, khususnya dari kalangan warga pra-sejahtera. Legalitas sekolah berpengaruh langsung pada keabsahan ijazah, akses bantuan pendidikan, hingga keberlanjutan studi siswa.

Lebih jauh, muncul pula dugaan pemanfaatan aset negara untuk mendukung operasional SMA Swasta Yayasan Siger Prakarsa Bunda. Yayasan tersebut disorot karena salah satu pengurusnya disebut memiliki hubungan keluarga dengan Wali Kota Bandar Lampung. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi yang secara terbuka menjawab kekhawatiran publik terkait hal tersebut.

Antara Pencitraan Digital dan Konsistensi Kebijakan

Pengamat kebijakan publik menilai, jurang antara konten media sosial dan realisasi kebijakan nyata berpotensi menggerus kepercayaan publik jika tidak dijelaskan secara transparan.

“Komunikasi publik itu penting, tapi konsistensi kebijakan jauh lebih menentukan. Publik sekarang kritis, tidak hanya menonton, tapi juga membandingkan,” ujar seorang pengamat.

Di era digital, warga tidak lagi sekadar menjadi penikmat konten, tetapi juga pengawas kebijakan. Ketidaksinkronan antara narasi dan realita cepat menjadi bahan diskusi, kritik, bahkan viral.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai sorotan tersebut. Sesuai prinsip jurnalisme berimbang, ruang hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka bagi pihak terkait.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: anggaran daerahblusukanEva Dwianahibah anggaranInfrastruktur Bandar LampungKebijakan PublikSMA SigerWali Kota Bandar Lampung

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Internet Gratis Dijanjikan, Transparansi Anggaran Bandar Lampung Dipertanyakan

Internet Gratis Dijanjikan, Transparansi Anggaran Bandar Lampung Dipertanyakan

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id