• Tentang Kami
Friday, March 27, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Transparansi Anggaran Pendidikan Bandar Lampung Dipertanyakan Publik

Transparansi Anggaran Pendidikan Bandar Lampung Dipertanyakan Publik

Melda by Melda
January 15, 2026
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Pengelolaan anggaran pelatihan pendidikan senilai Rp10 miliar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung menjadi sorotan tajam publik. Anggaran yang semestinya digunakan untuk peningkatan kapasitas manajemen dan mutu sekolah itu kini dipertanyakan efektivitas serta transparansinya, seiring mencuatnya dugaan penggunaan dana untuk belanja konsumtif dan polemik operasional SMA Swasta Siger.

Sorotan Anggaran Pelatihan Disdikbud Bandar Lampung

Anggaran pelatihan pendidikan tahun anggaran 2025 yang dikelola Disdikbud Bandar Lampung dialokasikan untuk program peningkatan kapasitas kelembagaan dan manajemen satuan pendidikan. Namun, informasi yang beredar luas di grup WhatsApp dan pemberitaan media menyebutkan sebagian anggaran tersebut diduga terserap pada pos belanja konsumtif, seperti snack, nasi kotak, serta alat tulis kantor.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai sejauh mana anggaran pelatihan tersebut benar-benar berdampak pada peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan pengelola sekolah. Publik menilai, di tengah kebutuhan peningkatan mutu pendidikan, penggunaan anggaran harus terukur, transparan, dan berorientasi hasil.

Efektivitas Program Pelatihan Dipertanyakan

Sejumlah pemerhati pendidikan menilai program pelatihan seharusnya menghasilkan indikator yang jelas, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran hingga tata kelola sekolah yang lebih profesional. Tanpa indikator dan laporan yang terbuka, anggaran pelatihan Disdikbud Bandar Lampung berpotensi menjadi kegiatan seremonial yang minim dampak.

“Anggaran pelatihan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh guru dan siswa, bukan sekadar habis untuk kegiatan rapat dan konsumsi,” ujar salah satu pemerhati pendidikan di Bandar Lampung yang enggan disebutkan namanya.

Polemik SMA Swasta Siger Mencuat

Sorotan terhadap Disdikbud Bandar Lampung semakin menguat setelah mencuatnya polemik terkait penyelenggaraan SMA Swasta Siger. Sekolah swasta tersebut diketahui hingga kini belum mengantongi izin administratif lengkap, baik dari Disdikbud maupun Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung.

Meski belum mengantongi izin, SMA Swasta Siger tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Yang menjadi persoalan, aktivitas pendidikan tersebut berlangsung di gedung SMP Negeri yang merupakan aset negara.

Penggunaan Aset Negara Tanpa Kejelasan

Dalam penelusuran di lapangan, pihak pengelola SMA Swasta Siger yang diketahui merupakan guru-guru SMP Negeri setempat tidak dapat menunjukkan Berita Acara Serah Terima (BAST) pinjam pakai aset negara. Dokumen yang ditunjukkan hanya berupa surat permohonan peminjaman gedung, tanpa disertai persetujuan tertulis dari pihak berwenang.

Selain itu, pengelola sekolah juga tidak dapat menunjukkan surat rekomendasi izin operasional dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Kondisi ini memicu pertanyaan mengenai pengawasan internal Disdikbud Bandar Lampung serta tata kelola aset negara di sektor pendidikan.

Dugaan Penggunaan Dana Beasiswa

Persoalan lain yang ikut menyita perhatian publik adalah sumber pembayaran honorarium guru SMA Swasta Siger. Seorang legislator Kota Bandar Lampung secara terbuka mencurigai kemungkinan penggunaan anggaran beasiswa pendidikan untuk membayar honor tenaga pengajar di sekolah swasta tersebut.

“Coba dicek ke Disdik, jangan-jangan menggunakan anggaran beasiswa itu,” ujar legislator tersebut, Selasa, 13 Januari 2025.

Jika dugaan ini terbukti, maka praktik tersebut berpotensi melanggar prinsip penggunaan anggaran, mengingat dana beasiswa diperuntukkan bagi peserta didik, bukan untuk operasional sekolah swasta.

Desakan Transparansi dan Pengawasan

Pada prinsipnya, pendirian sekolah swasta merupakan hak warga negara. Namun, pelaksanaannya wajib mematuhi regulasi, terutama terkait perizinan, penggunaan aset negara, dan sumber pendanaan. Kasus SMA Swasta Siger dinilai menjadi ujian serius bagi Disdikbud Bandar Lampung dalam menegakkan aturan dan menjaga integritas pengelolaan pendidikan.

Sorotan publik juga menguat karena yayasan pengelola sekolah tersebut dipimpin figur yang tercatat memiliki kekayaan signifikan dan menduduki posisi strategis di institusi negara. Kondisi ini mendorong desakan agar aparat pengawas internal pemerintah, inspektorat, hingga aparat penegak hukum melakukan penelusuran menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disdikbud Kota Bandar Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpangan anggaran pelatihan, penggunaan aset negara, maupun sumber pembayaran honorarium guru SMA Swasta Siger. Upaya konfirmasi redaksi masih belum membuahkan hasil karena belum ada respons resmi dari instansi terkait.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Anggaran Pendidikanaset negarabeasiswa pendidikanDisdikbud Bandar Lampungizin sekolah swastapelatihan pendidikanpengawasan anggaranSMA Swasta Siger

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Pendidikan Jadi Sorotan, Laskar Lampung Minta Audit Disdik

Pendidikan Jadi Sorotan, Laskar Lampung Minta Audit Disdik

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id