• Tentang Kami
Sunday, March 29, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Diduga Kepala Puskesmas Paksa Jajaran Mark Up Anggaran

Diduga Kepala Puskesmas Paksa Jajaran Mark Up Anggaran

Melda by Melda
January 6, 2026
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Dugaan pemaksaan mark up anggaran kembali muncul dari salah satu puskesmas di Bandar Lampung. Kepala puskesmas disebut memaksa jajarannya untuk terlibat dalam upaya penggelembungan dana kegiatan. Kasus ini menjadi sorotan karena menyentuh langsung pengelolaan dana kesehatan publik, yang seharusnya transparan dan akuntabel.

Praktisi hukum Hendri Adriansyah SH, MH menekankan bahwa dugaan seperti ini bisa masuk ranah tindak pidana korupsi. Menurutnya, hal ini dapat terbaca dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. “Cikal bakalnya kan mark up, masuk unsur korupsi,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat dalam pengelolaan dana BLUD di puskesmas.

Puskesmas yang berstatus BLUD memiliki kewenangan mengelola anggaran dan pendapatan dari BOK dan BLUD. Status ini memberikan fleksibilitas, tetapi juga menuntut sistem pengawasan yang kuat. Jika pengawasan lemah, potensi praktik korupsi atau pemaksaan mark up bisa muncul di level institusi pelayanan kesehatan tingkat bawah.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung diharapkan meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap pengelolaan anggaran di semua puskesmas. Tidak hanya memantau angka dan laporan, tetapi juga melakukan pembinaan agar kepala puskesmas tidak menempatkan jajarannya dalam posisi terpaksa melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Kasus ini relevan bagi publik karena menyentuh kualitas layanan kesehatan yang diterima masyarakat. Dana yang dikelola puskesmas berasal dari anggaran publik, sehingga transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar program kesehatan benar-benar bermanfaat bagi warga. Setiap potensi penyimpangan dapat berdampak langsung pada pelayanan yang diterima masyarakat.

Ke depan, upaya pencegahan perlu mencakup pelatihan anti-korupsi untuk pimpinan BLUD, sistem pelaporan internal yang transparan, dan partisipasi masyarakat dalam memantau penggunaan anggaran. Langkah-langkah ini penting agar dana kesehatan tidak disalahgunakan dan pelayanan tetap berjalan efektif.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: dugaan korupsiHendri AdriansyahKepala PuskesmasLayanan Kesehatan PublikPengawasan Pemerintah DaerahPengelolaan Anggaran

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Jejak Kontroversi Pendidikan dan Laporan Etik Heti Friskatati

Jejak Kontroversi Pendidikan dan Laporan Etik Heti Friskatati

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id