• Tentang Kami
Thursday, March 26, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Pernyataan Lalu Mara dan Erick Thohir Warnai Era Pasca Shin

Pernyataan Lalu Mara dan Erick Thohir Warnai Era Pasca Shin

Melda by Melda
December 26, 2025
in Olahraga

MATA VIVO- Kepergian Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia masih menyisakan gema di ruang publik sepak bola nasional. Hal itu kembali mengemuka setelah pernyataan Lalu Mara Satriawangsa dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang sama-sama menekankan bahwa era Shin telah berlalu dan publik diminta menatap ke depan. Dua ungkapan ini memantik diskusi luas, bukan hanya soal pergantian pelatih, tetapi juga tentang warisan dan ekspektasi yang tertinggal.

Lalu Mara Satriawangsa, pemimpin redaksi salah satu media televisi nasional swasta sekaligus pengamat sepak bola, mengungkap pandangannya dalam sebuah talkshow YouTube TV One bertajuk “Kado di Momen Natal, John Herdman Berjodoh Latih Timnas Garuda?” yang tayang menjelang Natal, 25 Desember 2025. Dalam perbincangan tersebut, ia menyebut bahwa Shin Tae-yong sudah menjadi masa lalu bagi Timnas Indonesia dan pergantian pelatih adalah hal yang lazim dalam sepak bola profesional.

“Pergantian pelatih kan hal yang biasa. Baik dalam perjalanan dan setelah perjalanan kan biasa aja. Jadi soal STY sudah masa lalu lah,” ujar Lalu Mara dalam potongan tayangan tersebut.

Pernyataan itu muncul di tengah pemahaman publik bahwa sejak Januari 2025, Shin Tae-yong tak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia setelah kontraknya diputus oleh PSSI. Posisi tersebut kemudian diisi Patrick Kluivert, mantan striker legendaris Belanda, yang diharapkan membawa warna baru bagi skuad Garuda. Namun, tak bisa dipungkiri, publik sepak bola Indonesia masih menautkan banyak pencapaian Timnas dengan tangan dingin pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Selama masa kepemimpinannya, Shin Tae-yong dikenal berhasil membangun fondasi permainan Timnas Indonesia yang lebih modern, disiplin, dan kompetitif. Capaian seperti runner-up grup Piala Asia U-20, semifinalis Piala Asia U-23 di Qatar, hingga lolos fase grup Piala Asia senior dan melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi catatan penting yang melekat di ingatan penggemar. Di level Asia Tenggara, ia juga mampu membawa Indonesia bersaing sejajar dengan kekuatan regional.

Nada serupa dengan Lalu Mara juga datang dari Erick Thohir. Dalam konferensi pers di Jakarta pada 23 Oktober 2025, Erick menegaskan pentingnya sikap *move on* bagi semua pihak. “Kalau saya pikir gini. Kita kan mesti move on. Kalau kita move on sama Patrick, ya kita juga move on sama Shin Tae Yong,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan sikap resmi federasi untuk menutup bab lama dan membuka lembaran baru.

Namun, ajakan untuk melangkah ke depan ternyata tidak semudah itu diterima publik. Bagi banyak penggemar, kepergian Shin terjadi saat Timnas sedang berada di jalur kompetitif, termasuk persaingan ketat di Grup C Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. Situasi ini membuat perbandingan antara era lama dan baru sulit dihindari, terutama ketika hasil setelahnya belum sepenuhnya menutup kerinduan terhadap gaya dan mentalitas yang pernah ditanamkan.

Di titik inilah, ungkapan “masa lalu” dan “move on” menjadi lebih dari sekadar pernyataan biasa. Ia menjelma simbol peralihan besar dalam perjalanan sepak bola Indonesia—antara harapan akan masa depan dan bayang-bayang prestasi yang sudah tercapai. Publik kini menanti, apakah era baru benar-benar mampu memberi sesuatu yang lebih, atau justru akan terus hidup dalam perbandingan dengan apa yang pernah ditinggalkan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Erick ThohirKualifikasi Piala Dunia 2026Lalu Mara SatriawangsaPatrick KluivertPSSISepak Bola IndonesiaShin Tae-yongTimnas Indonesia

Related Posts

Herdman Datang, Garuda Kehilangan Ikatan Emosional?
Olahraga

Herdman Datang, Garuda Kehilangan Ikatan Emosional?

December 30, 2025
Mourinho Kritik Media Usai Benfica Taklukkan Napoli
Olahraga

Mourinho Kritik Media Usai Benfica Taklukkan Napoli

December 24, 2025
Barcelona Kerap Alami Kebocoran Rahasia Internal, Messi Hingga Flick Jadi Korban
Olahraga

Barcelona Kerap Alami Kebocoran Rahasia Internal, Messi Hingga Flick Jadi Korban

December 21, 2025
Shin Tae-yong: Pahlawan Sepak Bola Indonesia di Tengah Kontroversi PSSI
Olahraga

Shin Tae-yong: Pahlawan Sepak Bola Indonesia di Tengah Kontroversi PSSI

December 21, 2025
Persebaya Diprediksi Menang Tipis 2-1 dari Arema, Sejarah-Jalannya Derbi Panas Jawa Timur
Olahraga

Persebaya Diprediksi Menang Tipis 2-1 dari Arema, Sejarah-Jalannya Derbi Panas Jawa Timur

November 21, 2025
Unggul Pemain Abroad dari Dewa United, Persib Bandung Diprediksi Cuma Menang 2-1
Olahraga

Unggul Pemain Abroad dari Dewa United, Persib Bandung Diprediksi Cuma Menang 2-1

November 21, 2025
Next Post
Minim Sosialisasi P2KM, Akses Kesehatan Gratis Belum Merata

Minim Sosialisasi P2KM, Akses Kesehatan Gratis Belum Merata

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id