• Tentang Kami
Saturday, March 28, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Muhammad Alfariezie, Penyair Muda yang Kritik Doa dan Materialisme

Muhammad Alfariezie, Penyair Muda yang Kritik Doa dan Materialisme

Melda by Melda
December 16, 2025
in Bandar Lampung

MATA VIVO– Muhammad Alfariezie, penyair muda asal Bandar Lampung, kembali menarik perhatian melalui puisinya yang berjudul Menggapai Jodoh Tuhan. Puisi ini menghadirkan refleksi teologis yang lahir dari pengalaman eksistensial manusia, mengajak pembaca meninjau kembali pemahaman tentang doa, takdir, dan peran manusia dalam membentuk hidupnya sendiri.

Dalam karya ini, Alfariezie tidak hanya membahas jodoh atau pasangan hidup secara literal. Ia membangun dialog teologis melalui bahasa sehari-hari dan metafora yang membumi. Baris awal puisi, “Dari ingin yang enggak pernah sampai, apakah Tuhan ingin selalu kita menggapai?” mengajak pembaca merenungkan perbedaan antara objek doa dan subjek doa, serta bagaimana manusia sering fokus pada hasil doa tanpa menyadari transformasi diri yang seharusnya terjadi.

Salah satu aspek menarik dari puisi ini adalah kritik terhadap spiritualitas material. Simbol sederhana seperti “jodohmu harus dia yang berkendara Toyota” digunakan untuk menyoroti kecenderungan manusia menyamakan doa dengan pemenuhan keinginan materi. Alfariezie menekankan bahwa keberhasilan material atau kemapanan bukanlah hadiah instan dari doa, tetapi buah dari usaha, etos, dan ketekunan manusia: “memohonlah jodohmu orang yang tidak pernah menyerah sehingga sanggup membeli mobil mewah.”

Selain kritik terhadap orientasi material, puisi ini juga menegaskan pandangan teologis bahwa Tuhan hadir sebagai pendidik eksistensial. Tuhan digambarkan sebagai Maha Pemberi dan Maha Penyayang, namun bukan sebagai pengabul doa instan. Kehidupan manusia dipahami sebagai proses pembelajaran, di mana kegagalan, usaha, dan pengalaman menjadi bagian dari pembentukan karakter. Pesan ini menekankan pentingnya ikhtiar dan kesadaran diri dalam doa, sehingga manusia belajar bahwa doa bukan sekadar meminta hasil, tetapi sarana untuk pertumbuhan pribadi.

Metafora alam di bagian penutup puisi memperkuat ide teologi kebebasan: “Tuhan tidak hanya mencipta satu bunga maka kupu-kupu bebas berusaha.” Baris ini menegaskan bahwa Tuhan menciptakan banyak kemungkinan, sementara manusia diberi kebebasan untuk memilih jalannya sendiri. Takdir tidak dipahami sebagai garis mati, tetapi sebagai ruang kemungkinan yang terbuka, di mana manusia bertanggung jawab atas pilihan dan perjuangan yang dijalani.

Secara keseluruhan, Menggapai Jodoh Tuhan adalah karya reflektif yang mengajak pembaca untuk meninjau kembali orientasi doa, spiritualitas instan, dan materialisme yang disakralkan. Alfariezie menunjukkan bahwa sastra bisa menjadi medium kritis untuk memahami iman, membentuk kesadaran diri, dan menyeimbangkan kehidupan spiritual dengan realitas modern. Puisi ini mengingatkan bahwa Tuhan tidak sedang memilihkan jodoh untuk manusia, melainkan sedang membentuk manusia agar pantas berjodoh, menjadikan doa sebagai proses transformasi, bukan sekadar permintaan instan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Menggapai Jodoh Tuhanmuhammad alfarieziepuisi teologisrefleksi spiritualSastra Lampung

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
FML Minta Bareskrim Ambil Alih Dugaan Pungutan Rehab Sekolah Lambar

FML Minta Bareskrim Ambil Alih Dugaan Pungutan Rehab Sekolah Lambar

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id