• Tentang Kami
Saturday, March 28, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Geledah Panjang Kasus SMA Siger: Kadisdikbud Bandar Lampung Makin Terpojok dalam Penyelidikan Polda

Geledah Panjang Kasus SMA Siger: Kadisdikbud Bandar Lampung Makin Terpojok dalam Penyelidikan Polda

Melda by Melda
December 4, 2025
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana, kembali menghadapi sorotan publik setelah penyelenggaraan SMA swasta Siger yang berada di bawah Yayasan Siger Prakarsa Bunda menjadi objek penyelidikan Ditreskrimsus Polda Lampung. Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menyertai dirinya selama menjabat sebagai pejabat pendidikan di Kota Tapis Berseri.

SMA Siger menjadi pusat perhatian setelah laporan seseorang berinisial AS masuk pada awal November 2025. Berdasarkan laporan tersebut, penyelenggara sekolah diduga melakukan pelanggaran berat Lex Spesialis, yaitu pelanggaran terhadap UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003. Dugaan pelanggaran ini bukan kasus ringan. Jika terbukti, ancaman hukuman dapat mencapai 10 tahun penjara serta denda hingga satu miliar rupiah.

Meski nama Eka tidak disebut secara langsung dalam laporan, publik menilai posisinya tidak dapat dilepaskan dari kasus tersebut. Yayasan Siger Prakarsa Bunda adalah miliknya, dan SMA Siger berada langsung di bawah yayasan itu. Keterlibatan Eka menjadi semakin disorot karena sekolah tersebut diketahui menggunakan aset Pemerintah Kota Bandar Lampung sebagai sarana operasional. Sementara itu, Eka merupakan pejabat aktif yang memegang kendali penuh terhadap regulasi pendidikan di kota tersebut.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai potensi konflik kepentingan. Apakah mungkin seorang pejabat yang mengatur kebijakan pendidikan dapat bersikap objektif ketika sekolah yang dimilikinya terseret ke ranah penyelidikan? Publik pun mulai menaruh curiga bahwa kewenangan jabatan dimanfaatkan untuk mendukung kepentingan pribadi.

Kontroversi Eka sebenarnya sudah mencuat sejak awal 2025. Pada saat itu, ia menjadi objek penyelidikan atas dugaan pemalsuan identitas dan perubahan tahun lahir tanpa mengikuti proses hukum yang sah. Dugaan tersebut bahkan mengarah pada indikasi bahwa tindakan itu dilakukan untuk melancarkan proses kelulusannya sebagai CPNS pada tahun 2008. Kasus itu sempat menjadi perbincangan hangat karena dinilai mencederai integritas seleksi pegawai negeri.

Tak berhenti di situ, publik juga mempertanyakan sumber kekayaan Eka yang disebut mencapai 40 miliar rupiah. Jumlah tersebut memancing berbagai spekulasi mengingat posisinya sebagai pejabat publik dan Ketua PGRI Kota Bandar Lampung periode 2024–2029. Organisasi sebesar PGRI yang memiliki sejarah panjang pun ikut terseret dalam bayang-bayang kontroversi akibat isu-isu yang menimpa ketuanya.

Situasi ini kemudian menimbulkan pertanyaan lebih besar kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang merupakan saudari kembar Eka Afriana. Publik mempertanyakan mengapa Wali Kota tetap mempertahankan Eka sebagai Plt Kadisdikbud, bahkan memberinya tambahan tanggung jawab sebagai Asisten Sekretariat Daerah. Banyak kalangan menilai bahwa kasus-kasus yang membelit Eka seharusnya cukup menjadi alasan untuk menonaktifkannya sementara, apalagi telah menyangkut penyelidikan resmi kepolisian.

Namun secara administratif, alasan utama mengapa Eka masih memegang jabatan strategis tersebut adalah karena status hukumnya belum meningkat menjadi tersangka. Meskipun demikian, fakta bahwa sekolah miliknya telah masuk sebagai objek penyelidikan Polda Lampung membuat publik mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah serius demi menjaga integritas lembaga pendidikan.

Masyarakat kini menanti perkembangan penyelidikan yang dilakukan Polda Lampung. Apakah proses hukum akan bergerak cepat dan transparan? Ataukah kasus ini kembali menguap tanpa kejelasan seperti beberapa kasus sebelumnya yang menyangkut pejabat publik?

Pada akhirnya, kasus ini bukan hanya soal dugaan pelanggaran pendidikan, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap integritas pejabat daerah. Dunia pendidikan Bandar Lampung membutuhkan kepemimpinan yang bersih, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan. Jika tidak, generasi muda daerah ini yang akan menanggung dampaknya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar LampungEka AfrianaKadisdikbud Bandar Lampungpenyelidikan Polda LampungSMA Siger

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Kejati Lampung Tetap Bungkam, Kuasa Hukum PT LEB Bongkar Keresahan Soal “Role Model” Dana PI 10%

Kontroversi Dana PI 10%: Kuasa Hukum PT LEB Tantang Klaim Kejati Lampung Soal Role Model Nasional

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id