• Tentang Kami
Saturday, March 28, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Guru SMA Siger Berbulan-Bulan Belum Terima Honor, DPRD Bandar Lampung Diminta Bertindak Tegas

Guru SMA Siger Berbulan-Bulan Belum Terima Honor, DPRD Bandar Lampung Diminta Bertindak Tegas

Melda by Melda
November 19, 2025
in Bandar Lampung

MATA VIVO– Puluhan tenaga pendidik di SMA Siger menghadapi situasi yang memprihatinkan. Hingga menjelang akhir tahun 2025, guru-guru yang mengajar sejak pembukaan sekolah pada bulan Juli belum menerima honorarium mereka. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah swasta yang selama ini mengandalkan fasilitas dari SMP Negeri 38 dan SMP Negeri 44 Bandar Lampung.

Tidak semua guru yang terdampak adalah PNS atau tenaga tetap di sekolah tersebut, sehingga mereka sangat bergantung pada honor yang dijanjikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, Plh Kepala SMA Siger yang juga merangkap sebagai kepala SMP Negeri tampak tidak terdampak secara finansial karena menerima gaji PNS serta tunjangan sebagai kepala sekolah. Hal ini menimbulkan kesan ketidakpedulian terhadap kesejahteraan guru yang menjalankan proses belajar mengajar di SMA Siger. Beberapa kali permintaan wawancara kepada pihak Plh tidak direspons, menambah kecurigaan publik mengenai transparansi manajemen sekolah.

Mengutip informasi dari inilampung.com pada 17 November 2025, sejumlah guru mengungkapkan kondisi yang mereka alami. “Kami hanya disuruh mengajar tanpa kontrak yang jelas. Diiming-imingi akan dibayar nanti, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan berapa honor yang dijanjikan,” ujar seorang guru. Kondisi ini mengingatkan publik pada temuan sebelumnya pada September 2025, di mana SMA Siger 2 di Jalan Buton Raya, Gunung Sulah, Way Halim, diketahui menjual modul pelajaran dengan harga Rp15 ribu per modul untuk 15 modul. Praktik ini bertentangan dengan pernyataan wali kota Eva Dwiana yang menegaskan pemkot menanggung seluruh biaya operasional sekolah.

Ketua DPRD Bandar Lampung dari Gerindra, Bernas, dan Ketua Komisi 4 DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, sejauh ini enggan memberikan komentar terkait praktik penjualan modul oleh guru SMA Siger. Hanya Sidik Efendi dari PKS yang merespons dan menyatakan akan berkoordinasi dengan jajaran Komisi 4 untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, laporan tersebut hingga kini belum menimbulkan sanksi atau tindakan tegas terhadap Plh maupun guru yang terlibat.

Selain permasalahan honor, para guru menghadapi kesulitan karena SMA Siger belum memiliki pendanaan operasional yang memadai. Guru-guru mengaku dipaksa tetap melaksanakan proses pembelajaran tanpa dukungan dana, sementara janji honor yang belum terealisasi membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga. “Dana operasional sekolah tidak ada, tapi kami diperintah tetap mengajar. Cuma disuruh sabar, sabar, dan sabar saja tanpa solusi nyata,” kata salah satu guru yang enggan disebut namanya.

DPRD Kota Bandar Lampung, sebagai pengawas sekolah swasta ini, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kesejahteraan tenaga pendidik dan kelancaran operasional SMA Siger. Dukungan Komisi 4 DPRD dan Ketua DPRD sebelumnya telah tercatat di media digital, namun tindakan nyata untuk mengatasi keterlambatan honor maupun praktik penjualan modul masih sangat minim. Beberapa anggota DPRD lainnya, termasuk anggota perempuan dari Komisi 5, Heti Friskatati (Golkar), Mayang Suri Djausal (Gerindra), serta kader muda Nasdem, M. Niki Saputra, juga tidak memberikan komentar, menimbulkan pertanyaan publik mengenai akuntabilitas wakil rakyat terhadap pendidikan.

Kondisi ini menyoroti perlunya DPRD dan pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk menuntaskan persoalan honor guru SMA Siger, menghentikan praktik penjualan modul yang tidak sah, serta memastikan sekolah memiliki dana operasional yang memadai agar kualitas pendidikan tidak terganggu. Warga dan orang tua siswa berharap pemerintah kota segera menunjukkan komitmen nyata agar tenaga pendidik mendapat haknya dan pendidikan di Bandar Lampung berjalan transparan dan profesional.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DPRD Bandar Lampungguru belum dibayarhonor guru terlambatkontroversi sekolahmodul ilegaloperasional sekolah.Pemkot Bandar Lampungpendidikan swasta Bandar LampungSkandal PendidikanSMA Siger Bandar Lampung

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Dua Kemungkinan Aliran Dana SMA Swasta Siger, Beasiswa dan Muslihat Kemanusiaan

Dua Kemungkinan Aliran Dana SMA Swasta Siger, Beasiswa dan Muslihat Kemanusiaan

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id