• Tentang Kami
Friday, March 27, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Kehebohan Pemprov Lampung Tutup 20 Tambang Ilegal Luntur Akibat SMA Swasta Siger Bandar Lampung

Kehebohan Pemprov Lampung Tutup 20 Tambang Ilegal Luntur Akibat SMA Swasta Siger Bandar Lampung

Melda by Melda
November 17, 2025
in Bandar Lampung

MATA VIVO- Keberhasilan Pemprov Lampung menutup 20 tambang ilegal beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan nasional. Publik menyoroti langkah cepat pemerintah provinsi yang dianggap menunjukkan komitmen tinggi dalam menegakkan hukum dan menjaga sumber daya alam. Namun, sorotan itu mendadak redup saat kasus SMA Swasta Siger Bandar Lampung muncul ke permukaan.

Sekolah yang dimiliki Eka Afriana, mantan Sekda Khaidarmansyah, serta Plt Kasubag Aset dan Keuangan Disdikbud Bandar Lampung, Satria Utama, ini diduga beroperasi tanpa kelengkapan administrasi resmi. Dugaan kuat muncul bahwa SMA Siger memanfaatkan aset dan dana pemerintah untuk operasionalnya, sementara hampir seratus siswa tetap menuntut ilmu di sekolah yang tidak terdaftar secara resmi di dapodik. Hal ini memunculkan kekhawatiran besar, karena siswa-siswa tersebut bisa saja tidak mendapatkan ijazah meski sudah bersekolah selama tiga tahun.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Americo, disebut-sebut mengetahui praktik ilegal ini. Meski begitu, hingga saat ini belum ada tindakan tegas yang diambil untuk menghentikan operasional sekolah. Thomas Americo sebelumnya menegaskan bahwa semua sekolah harus patuh pada aturan perizinan, namun langkah nyata untuk menindak SMA Siger tampaknya belum terlihat. Bahkan, muncul informasi adanya praktik jual beli modul pembelajaran di sekolah yang menggunakan dana serta aset negara.

Upaya dari penggiat kebijakan publik, Abdullah Sani, untuk mendorong penutupan sekolah ini melalui pertemuan langsung dengan bidang SMA Disdikbud Lampung pada Oktober 2025, juga belum membuahkan hasil. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas pengawasan pemerintah provinsi terhadap lembaga pendidikan di wilayahnya.

Kondisi ini menimbulkan dilema publik: bagaimana mungkin pemerintah provinsi berhasil menindak tambang ilegal, tetapi terlihat “bisu” ketika menghadapi praktik pendidikan ilegal yang melibatkan aset negara dan berpotensi merugikan anak-anak? Kehebohan penutupan tambang ilegal seakan sirna ketika kasus SMA Siger kembali menjadi sorotan, menyingkap ketimpangan dan kompleksitas pengawasan birokrasi di Lampung. Nama-nama besar seperti Eva Dwiana dan Eka Afriana turut terseret dalam sorotan ini, menambah dramatis isu yang sudah memicu keresahan masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: EvaDwianaKasusLampungLampungPemprovLampungpendidikanRahmatMirzaniDjausalSMA SigerTambangIlegalThomasAmerico

Related Posts

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight
Bandar Lampung

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung
Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis
Bandar Lampung

Verifikasi SMA Siger berjalan, SMK swasta siapkan opsi pendidikan gratis

February 2, 2026
Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota
Bandar Lampung

Pendidikan Gratis Jadi Tujuan Bersama, FKSS Minta Audiensi dengan Wali Kota

January 31, 2026
Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger
Bandar Lampung

Aktivis Kaitkan Preseden Pati dengan Polemik Anggaran SMA Siger

January 31, 2026
Pemerataan Pendidikan Dipertanyakan, SMA Siger Terima Anggaran Fantastis
Bandar Lampung

FKSS Bandar Lampung Dorong Dialog Pendidikan Gratis Tanpa Diskriminasi

January 31, 2026
Next Post
Kapolsek Bakauheni Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Jauhi Pergaulan Negatif: Edukasi Pelajar SMP dan SMKS

Kapolsek Bakauheni Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Jauhi Pergaulan Negatif: Edukasi Pelajar SMP dan SMKS

Most Popular

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

Dari Indonesia ke Thailand: Karya Kanvas Jadi Spotlight

March 16, 2026
Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

Knalpot Brong hingga Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran di Pringsewu

February 9, 2026
SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

SMA Siger dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Pemkot Bandar Lampung

February 2, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id