MATA VIVO– Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Provinsi Lampung, Zulfahmi Hasan Azhari, menegaskan pentingnya peran organisasi sosial dalam memperjuangkan kepentingan rakyat kecil. Pernyataan ini disampaikannya pada acara deklarasi Pos Bantuan Hukum dan Advokasi Sahabat Marinda 54, yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan gotong royong, Minggu (6/10/2025).
Zulfahmi Hasan Azhari memberikan apresiasi tinggi atas lahirnya Sahabat Marinda 54 sebagai wadah perjuangan sosial yang berkomitmen membantu masyarakat melalui advokasi dan bantuan hukum. Menurutnya, organisasi ini harus lebih dari sekadar simbol, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kaum marhaen yang selama ini membutuhkan pendampingan hukum dan sosial.
“Dengan deklarasinya Posbankum PPH dan Advokasi Sahabat Marinda 54, kita berharap gerakan ini terus melangkah maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan pernah alergi untuk duduk bersama rakyat, karena dari sanalah semangat perjuangan marhaenisme tumbuh,” ujar Zulfahmi dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi ruh perjuangan GMNI. Ia mengingatkan agar setiap kader dan alumni GMNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam wacana, tetapi juga dalam aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Keberadaan Sahabat Marinda 54 harus menjadi bukti bahwa alumni GMNI tetap konsisten berpihak pada rakyat kecil. Masyarakat harus benar-benar merasakan manfaat dari setiap langkah perjuangan yang kita lakukan,” tambahnya.
Deklarasi ini juga dihadiri tokoh penting lainnya, seperti politikus dan alumni GMNI Watoni Nurdin, akademisi Achmad Moelyono, serta berbagai alumni GMNI yang hadir memberikan dukungan moral. Suasana penuh keakraban dan antusiasme memperlihatkan sinergi antara generasi muda dan alumni GMNI dalam memperkuat gerakan sosial yang berpihak pada rakyat.
Dalam kesempatan ini, para peserta menegaskan bahwa perjuangan untuk rakyat tidak boleh berhenti hanya pada diskusi atau seminar. Kehadiran Sahabat Marinda 54 diharapkan menjadi wadah konkret dalam membantu masyarakat, terutama dalam bidang hukum, pendidikan, dan advokasi sosial.
Acara deklarasi ini juga menjadi momentum konsolidasi antara kader muda GMNI dan para alumninya, untuk memperkuat sinergi dalam memperjuangkan nilai-nilai kerakyatan dan keadilan sosial yang menjadi ajaran Bung Karno. DPD PA GMNI Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya gerakan sosial baru yang berpihak pada kepentingan rakyat serta memperkuat posisi masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.***










