• Tentang Kami
Tuesday, June 9, 2026
MATAVIVO.ID
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus
No Result
View All Result
MATAVIVO.ID
No Result
View All Result
  • Hiburan & Gaya Hidup
  • Lingkungan & Energi
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Politik & Pemerintahan
  • Sosial & Budaya
  • Teknologi & Digital
Komisi 5 DPRD Lampung Dituding Tutup Mata, Pendidikan Swasta Terancam Tersingkir Secara Perlahan

Komisi 5 DPRD Lampung Dituding Tutup Mata, Pendidikan Swasta Terancam Tersingkir Secara Perlahan

Melda by Melda
September 30, 2025
in Bandar Lampung, Daerah

MATA VIVO– Polemik pendidikan di Provinsi Lampung kembali memanas. Komisi 5 DPRD Provinsi Lampung mendapat sorotan tajam lantaran terindikasi tutup mata terhadap masalah serius yang dihadapi sekolah swasta, sementara rencana ekspansi pendidikan negeri justru berjalan mulus.

Kontroversi terbaru mencuat terkait rencana pembukaan jurusan baru di SMK Negeri 5 Bandar Lampung untuk tahun ajaran 2026/2027, serta rencana pembukaan SMK khusus seni di Taman Budaya. Ide ini muncul dari dialog antara Dewan Kesenian Lampung dan Dirjen Kebudayaan Republik Indonesia. Namun, isu tersebut kemudian dibawa Deni Ribowo, anggota Komisi 5 DPRD Lampung, kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Kepala SMA/SMK swasta merasa khawatir karena tidak adanya alokasi bosda dari Pemda pada tahun 2025, dan belum ada kepastian mereka akan menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) seperti sekolah negeri pada tahun depan. Kondisi ini membuat persaingan untuk mendapatkan sekitar 2.000 siswa dari total 14.000 lulusan SMP di Lampung menjadi sangat ketat.

“Eksistensi sekolah swasta kini terancam. Gubernur Lampung menyetujui usulan pembukaan SMK baru tanpa mempertimbangkan keberadaan SMK swasta, sehingga muncul anggapan bahwa eksekutif dan legislatif sengaja menyuntik mati lembaga pendidikan masyarakat,” ujar salah seorang kepala sekolah swasta yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, kepala sekolah menyoroti masalah overload rombel dan keterbatasan ruang kelas di SMK Negeri 5 Bandar Lampung. Saat ini, SMK Negeri 5 memiliki 1.428 siswa dengan 44 rombel, tetapi hanya 26 ruang kelas tersedia. “Dengan hanya 26 ruang kelas, di mana 18 rombel lainnya belajar? Ini jelas tidak sesuai aturan,” ungkapnya.

Sebelum polemik pembukaan jurusan dan SMK baru ini, Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) se-Provinsi Lampung pernah melakukan hearing dengan Komisi 5 DPRD pada 7 Juli 2025. Saat itu, mereka mengeluhkan penyelenggaraan sekolah ilegal bernama SMA Siger yang didirikan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, yang disebut telah menyalahi sembilan peraturan perundang-undangan, termasuk Permendikbudristek Nomor 36 Tahun 2014, UU Nomor 16 Tahun 2001, serta Perda Bandar Lampung Nomor 4 Tahun 2021.

Menariknya, meski ada catatan serius terkait pelanggaran hukum ini, anggota Komisi 5 DPRD Lampung, termasuk Ketua Komisi Yanuar Irawan (PDI Perjuangan) dan Syukron Muchtar (PKS), enggan menanggapi dan tidak melakukan klarifikasi publik. Hal ini menimbulkan kesan bahwa legislatif tutup mata terhadap pelanggaran aturan dan keberlangsungan sekolah swasta.

Publik pendidikan kini semakin khawatir karena munculnya program baru atas inisiatif Dewan Kesenian Lampung dan Dirjen Kebudayaan tanpa memperhatikan keberadaan lembaga pendidikan masyarakat. Kepala sekolah swasta menilai hal ini bisa menyingkirkan peran pendidikan masyarakat yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan menengah di Lampung.

Deni Ribowo, yang diharapkan oleh kepala sekolah swasta menjadi pengawal eksistensi lembaga pendidikan masyarakat, justru enggan memberi klarifikasi terkait keluhan tersebut. Sikap ini memicu kekhawatiran bahwa keputusan legislatif dan eksekutif di Lampung berjalan tanpa mempertimbangkan keseimbangan antara pendidikan negeri dan swasta.

Publik dan kepala sekolah swasta menuntut agar Komisi 5 DPRD Lampung segera menindaklanjuti keluhan ini, meninjau kembali kebijakan pembukaan jurusan dan SMK baru, serta memastikan keberlangsungan pendidikan swasta tetap terjaga di tengah ekspansi sekolah negeri. Tanpa tindakan tegas, dikhawatirkan lembaga pendidikan masyarakat yang selama ini membentuk generasi muda Lampung justru perlahan-lahan tersingkir.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Deni RibowoKomisi 5 DPRD Lampungpendidikan Lampungpolemik pendidikansekolah swastaSMA SigerSMK Negeri 5 Bandar Lampung

Related Posts

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun
Bandar Lampung

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun

June 9, 2026
Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau
Bandar Lampung

Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau

June 9, 2026
Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR
Bandar Lampung

Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR

June 9, 2026
Saat DPRD Mengingatkan, Kini Yayasan Siger Harus Hadapi Konsekuensi Hukum
Bandar Lampung

Saat DPRD Mengingatkan, Kini Yayasan Siger Harus Hadapi Konsekuensi Hukum

June 8, 2026
SDN 1 Tanjung Sari Gelar Sosialisasi SPMB 2026/2027 Secara Daring, Siapkan Orang Tua Hadapi Pendaftaran Online
Lampung Selatan

SDN 1 Tanjung Sari Gelar Sosialisasi SPMB 2026/2027 Secara Daring, Siapkan Orang Tua Hadapi Pendaftaran Online

June 7, 2026
Ferdi Gunsan Soroti Banjir Bandar Lampung, Singgung Janji Politik yang Belum Terealisasi
Bandar Lampung

Ferdi Gunsan Soroti Banjir Bandar Lampung, Singgung Janji Politik yang Belum Terealisasi

June 7, 2026
Next Post
Mahasiswa ITERA Dorong Pertanian Mandiri di Desa Bagelen Lewat Pelatihan Hidroponik Vertical Farming

Mahasiswa ITERA Dorong Pertanian Mandiri di Desa Bagelen Lewat Pelatihan Hidroponik Vertical Farming

Most Popular

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun

Eks Komisaris PT LEB Akui Perbuatan dan Jadi Justice Collaborator, Dituntut 4 Tahun

June 9, 2026
Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau

Lampung Makin Panas, Himperra Soroti Alih Fungsi Lahan dan Kurangnya Ruang Hijau

June 9, 2026
Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR

Himperra Nasional Rumuskan Strategi Baru Percepat Penyediaan Rumah MBR

June 9, 2026
MATAVIVO.ID

Matavivo.id adalah media online yang hadir dengan semangat pengawasan publik.

© 2025 - Matavivo.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Investigasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini & Analisis
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Mesuji
    • Waykanan
    • Pringsewu
    • Tanggamus

© 2025 - Matavivo.id